Sumpah Pemuda
88 tahun sudah momentum ini terperingati
Tahun 1928 hingga tahun 2016
Cikal perjuangan lahirnya sebuah bangsa
Yang kelak bernama Indonesia
Pemuda dahulu telah menjadi Petua kini
Mungkin sekarang mereka tak ada di dunia ini
Mereka sudah menjadi penghuni dunia sana
Yang itu menandakan mereka telah tiada
Kobaran semangat pemuda dahulu
Tak perlu kami miliki saat ini
Karena kami dan mereka berada di zaman yang berbeda
Dengan zaman berbeda, perjuangan kami pun berbeda
Kami tak boleh mewarisi semangat dahulu
Karena perjuangan kami adalah masa kini
Kami harus memiliki semangat baru
Sebagai pemuda masa kini
Mereka dapat berjaya adalah wajar
Mereka telah menang melawan musuhnya
Dan itu menjadi catatan sejarah yang patut dikenang
Tapi kami tak mau terbuai oleh indahnya kenangan itu
Karena kami tahu sekarang berbeda dengan yang dulu
Musuh kami bukanlah datang dari luar
Tapi musuh kami saat ini adalah persatuan yang telah pudar
Tumpah darah, bangsa, dan bahasa
Yang telah di satukan oleh pemuda dahulu
Menjadi satu kata tunggal Indonesia
Tak berlaku bagi kami saat ini
Perbedaan darah, bangsa, dan bahasa
Itulah yang menjadi jargon kami saat ini
Kita beda darah, kita beda bangsa, dan kita beda bahasa
Itulah yang selalu kami udarakan
Tanah Indonesia tak terpakai lagi
Tanah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Papua
Itulah tanah kami
Bangsa Indonesia tak terpakai lagi
Bangsa jawa, sunda, melayu, bugis, madura, minangkabau, batak
Itulah bangsa kami
Bahasa Indonesia tak terpakai lagi
Bahasa Jawa, sunda, minang, madura, bali
Itulah bahasa kami
Tak sampai disitu sahaja
Kamipun menghidupkan perbedaan kecil diantara kami
Suku, Agama, Ras, Golongan, dan Ideologi
Pun turut menyumbang berbedaan itu
Sungguh kompleks perjuangan kami
Sadar tak mempunyai musuh nyata yang harus dilawan bersama
Seperti perjuangan pemuda dahulu kala
Kami pun harus membangun perjuangan dari awal mula
Ditambah dengan hilangnya penyuluh perjuangan
Layaknya Sukarno, Hatta, Aminoto, Sutomo, Sudirman
Dan masih banyak lainnya
Hari ini tak ada satupun penyuluh perjuangan
Untuk menyuarakan jargon persatuan layak masa lalu
Malah kami menjadi penyuluh perpecahan
Dari golongan kami masing-masing
Hari ini di momentum peringatan sumpah pemuda
Kami menyeru antar diri kami masing-masing
Maukah kami bersumpah layaknya pemuda dahulu bersumpah
Sumpah dalam perjuangan bersama
Kita adalah pemuda
Mari kita bersumpah, SUMPAH PEMUDA
“KAMI PUTRA DAN PUTRI INDONESIA, MENGAKU BERTUMPAH DARAH YANG SATU, TANAH INDONESIA
KAMI PUTRA DAN PUTRI INDONESIA, MENGAKU BERBANGSA YANG SATU, BANGSA INDONESIA
KAMI PUTRA DAN PUTRI INDONESIA, MENJUNJUNG BAHASA PERSATUAN, BAHASA INDONESIA”
(Bandar Lampung, 28 Oktober 2016)