Hari ini adalah hari Kamis
Hari yang cerah bagi kita semua
Bagi civitas akademika Malahayati
Dalam rutinitas dunia kampus yang sibuk ini
Para rekan kami sedang sibuk dengan kuliahnya
Para dosen kami sedang sibuk mengajar dikelasnya
Para pekerja sedang melakukan pekerjaannya
Para staf kampus sedang melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya
Para pimpinan kampus kami sedang sibuk dengan urusannya masing-masing
Hari ini rutinitas itu tidaklah menjadi berarti bagi kami
Yang memandang dan berfikir lain tentang kampus ini
Kampus yang akan menjadi almamater kami
Kampus yang menjadi tempat kami bernaung
Kampus yang akan memberi kami sejuta pengalaman yang tak akan kami lupakan
Hari ini kami berdiri disini
Menyeru kepada semua rekan kami
Kita adalah bagian dari civitas kampus ini
Kita adalah mahasiswa di kampus ini
Kita adalah para pelajar yang sedang belajar
Untuk menyongsong masa depan bahagia yang menjadi harapan bersama
Tapi apakah kau hanya mementingkan kepentinganmu saja
Apakah kita diajarkan untuk menjadi apatis di kampus ini
Apakah kita diajarkan untuk menjadi tak acuh
untuk realita yang ada disini
Tidak…!!
Kami tak diajar untuk menjadi apatis ataupun tak acuh
Kami tak diajar untuk hanya menjadi mahasiswa yang gila akan gelar Sarjana
Kami pun tak diajar hanya untuk memikirkan kepentingan kami saja
Tapi kami diajar untuk belajar menjadi peduli
Menjadi acuh dengan realita yang ada disini
Menjadi para pencinta Malahayati dengan caranya sendiri
Mungkin kami adalah orang gila menurut kalian
Dan kami tak mempermasalahkan hal itu
Karena kami sadar, kami sudah gila
Siapakah yang tidak gila ketika menghadapi realita ini
Dunia kampus yang hanya mencetak para simpatisan apatisme negri ini
Mereka yang hanya memikirkan perutnya sendiri
Mereka yang hanya memikirkan otaknya sendiri
Tanpa peduli sedang terjadi apa disini
Dihari yang bersejarah bagi kami ini
Kami haturkan permohonan maaf untuk kata kami
Kata kami yang sedikit lancang bagai pecutan untuk jiwa yang apatis
Bukanlah disebut pecutan jika itu tak menyakiti orang yang dipecut
Itulah yang sedang kami lakukan
Memecut kalian yang sedang tertidur
Memecut kalian yang sedang bermimpi
Bermimpi untuk menjadi para penerus bangsa ini
Bagaimana bangsa ini akan dijalankan oleh kalian para apatisme
Yang kalian mengaku cinta kepada bangsa ini
Cinta yang tak mencerminkan kepedulian
Bagaimana kalian peduli dengan bangsa ini
Jika kalian saja tidak perduli dengan kampus kita sendiri
Kampus yang telah memberikan pengetahuan kepada kita
Kampus yang kelak akan memberi kita gelar Sarjana
Kampus yang menjadi almamater kita selamanya
Belajarlah untuk peduli dengan hal hal kecil
Tulislah aspirasimu untuk kampus tercinta ini
Sampaikanlah kritik dan saranmu tanda kepedulianmu
Kepada kampus kita tercinta ini
Kami disini untuk perantara aspirasi kita
Kami disini untuk menyampaikan aspirasi kita
Kami disini untuk mengajak kita berjalan bersama
Meninggalkan dunia apatisme
Menuju dunia yang harmonis dalam keacuhan bersama
Langkah besar disongsong dengan langkah-langkah kecil
Memang ini bukanlah langkah besar itu sendiri
Tetapi langkah kecil pertama kita
Mari mencintai kampus kita dengan menjadi acuh akannya
WE LOVE MALAHAYATI
WE LOVE MALAHAYATI
WE LOVE MALAHAYATI
(Bandar Lampung, 18 April 2013)